6 Penyebab Pasti Terjadinya Korsleting Listrik

Avatar photo

Pemasangan listrik adalah proses instalasi kabel listrik dan peralatan listrik lainnya di sebuah gedung atau rumah.

Instalasi listrik harus dilakukan dengan benar dan memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan, karena kesalahan dalam pemasangan listrik dapat menyebabkan kebakaran.

Untuk mengetahui sumber korsleting listrik, langkah-langkah berikut dapat dilakukan:

Baca juga: Wajib Tau ini 4 Penyebab Listrik Token Tiba Tiba Mati

  1. Matikan saklar utama listrik dan cabut semua peralatan listrik yang terhubung pada sirkuit tersebut.
  2. Cek kondisi kabel, switch, colokan, atau peralatan listrik yang terlihat rusak, terkelupas, atau cacat lainnya. Periksa juga apakah ada tanda-tanda kebakaran pada peralatan atau di sekitar area korsleting.
  3. Pastikan bahwa pemasangan listrik dilakukan dengan benar dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
  4. Bila korsleting terjadi pada saklar atau stopkontak, lepaskan tutupnya dan periksa kondisi kabel dan koneksi di dalamnya.
  5. Jika korsleting terjadi pada kabel, periksa bagian kabel yang terlihat terkelupas, baret atau terbakar.
  6. Jika tidak menemukan sumber korsleting dengan cara tersebut, bisa menggunakan alat tes atau multimeter untuk memeriksa kekuatan arus listrik dan menentukan di mana sumber masalah berada.

Namun, untuk menentukan sumber korsleting secara tepat, diperlukan pengetahuan dan keahlian dalam bidang listrik.

Baca juga: 3 Penyebab Pasti Lampu Indikator Meteran Listrik Mati

Sumber korsleting paling sering terjadi

Sumber korsleting dapat berasal dari beberapa hal, di antaranya:

  1. Kabel listrik yang terkelupas atau rusak, sehingga bagian dalam kabel terlihat atau terekspos dan menghubungkan dua titik yang tidak seharusnya terhubung.
  2. Colokan atau stopkontak yang rusak atau cacat, yang mengakibatkan koneksi antara kabel listrik dan stopkontak tidak stabil atau tidak tepat.
  3. Perangkat listrik yang cacat atau tidak berfungsi dengan baik, seperti mesin cuci, kulkas, oven, atau setrika yang rusak atau terbakar.
  4. Pemasangan listrik yang tidak benar, seperti instalasi kabel listrik yang tidak sesuai dengan standar keselamatan listrik atau instalasi yang dilakukan oleh orang yang tidak terlatih.
  5. Overloading atau beban listrik yang terlalu besar pada satu sirkuit, sehingga menyebabkan kabel terbakar atau saklar listrik terkuras.

Baca juga: Wajib Baca Berikut Perbedaan Mati lampu dan Pulsa listrik Habis

Gunakan multimeter

Alat ini dapat digunakan untuk mengukur sumber listrik AC atau DC dan memiliki kemampuan untuk mengukur variasi listrik dalam berbagai satuan, seperti volt, ampere, dan ohm.

Multimeter biasanya memiliki tiga fungsi utama, yaitu:

Fungsi volt meter: digunakan untuk mengukur tegangan listrik atau perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam suatu rangkaian listrik.

Ammeter: digunakan untuk mengukur arus listrik yang mengalir dalam suatu rangkaian listrik.

Ohmmeter: digunakan untuk mengukur resistansi listrik, yaitu kemampuan suatu bahan untuk menghambat arus listrik.

Baca juga: Apa Yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Korsleting Listrik

Multimeter dapat digunakan untuk melakukan berbagai jenis pekerjaan di bidang listrik, seperti melakukan pengukuran pada sirkuit listrik, mengecek dan memperbaiki peralatan listrik, atau melakukan instalasi listrik.